Perzinaan Semakin Marak di Akhir Zaman

Pertanda ini akan terus berlangsung dan semakin masif hingga pada titik di mana perzinaan dilakukan terang-terangan tanpa ada seorang pun yang mengingkarinya. Saat itu, dikisahkan pengingkaran yang paling tegas adalah teguran yang menyuruh para pezina agar melakukan perbuatan itu agak sedikit minggir atau dilakukan di tempat yang agak sedikit tertutup.

Berlomba-Lomba Membuat Gedung Pencakar Langit di Akhir Zaman

Riwayat-riwayat ini mengisyaratkan adanya perubahan kondisi umat manusia dari yang dulunya terlihat lemah dan miskin menjadi orang yang kuat dan kaya secara mengejutkan. Pertanda ini dapat disaksikan secara langsung oleh kaum muslimin di Jazirah Arab. Mereka dapat melihat perubahan keadaan penduduknya dari penggembala dan miskin, sekarang telah berubah menjadi kaya raya, bermewah-mewah dan berlomba-lomba meninggikan bangunan.

Waktu Berjalan Begitu Cepat di Akhir Zaman

“Hari Kiamat tidak akan terjadi sebelum zaman semakin berdekatan (pendek): setahun seperti sebulan, sebulan seperti se-Jum’at (seminggu), se-Jum’at seperti sehari, dan sehari seperti sesaat. Satu saat yang dimaksud adalah nyala api yang membakar ranting kering.” (HR. Ahmad) Hadits di atas dapat dimaknai secara hakiki atau pun secara kiasan, sebagaimana para

Keutamaan Sedekah

Malam harinya, ia shalat tahajud, lalu tidur. Dalam tidurnya dia bermimpi didatangi oleh seseorang yang memberi kabar kepadanya, “Sedekahmu kepada pencuri, membuat pencuri itu insaf, sehingga dia kini tidak mencuri lagi. Sedekahmu kepada pelacur, membuat wanita itu tobat dan tidak berzinah lagi, dan sedekahmu kepada orang kaya, menjadikan orang kaya tersebut sadar dan merasa malu. Kini, orang kaya yang pelit itu mau mengeluarkan zakat dan infak. Sedekahmu yang ikhlas itu diridhoi Allah Swt.”

Tukang dusta di akhir zaman

Tukang Dusta dan Nabi-Nabi Palsu di Akhir Zaman

Hadits-hadits ini merupakan bukti mukjizat Rasulullah yang mengabarkan munculnya nabi-nabi palsu menjelang akhir hayat beliau, seperti kemunculan Musailamah di Yamamah dan Al-Aswad Al-Unsi di Yaman. Kemudian setelah beliau wafat, tepatnya pada masa Khalifah Abu Bakar, fenomena ini terus berkelanjutan dengan munculnya Sajah At-Tamimah dari Bani Tamim dan Thulaihah bin Khuwailid dari Bani Asad.

Reformasi Kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz

Simaklah sebuah contoh bagaimana penyederhanaan sistem administrasi akan menciptakan penghematan. Suatu saat gubernur Madinah mengirim surat kepada Umar Bin Abdul Aziz meminta tambahan blangko surat untuk beberapa keperluan adminstrasi kependudukan. Tapi beliau membalik surat itu dan menulis jawabannya, “Kaum muslimin tidak perlu mengeluarkan harta mereka untuk hal-hal yang tidak mereka perlukan, seperti blangko surat yang sekarang kamu minta.”

Syaikh Yusuf al-Maqassari

Tak kuasa membendung manfaat yang muncul dari seorang Syaikh Yusuf, akhirnya Belanda kembali membuang ulama pejuang ini lebih jauh lagi. Afrika Selatan menjadi tujuannya kini. Tapi di benua hitam ini, namanya hingga kini bisa kita lacak. Sebuah tanda dan bukti telah ada bahwa Syaikh Yusuf tak pernah lelah menebar manfaat. Maka tak berlebihan jika ia mendapat gelar di benua tersebut, Tuanta Salamaka, Guru Kami yang Agung.

Kecaman terhadap riba

Kecaman Keras terhadap Para Pemakan Riba

Abu Sa’id al-Khudri berkata, “Rasulullah bersabda, ‘Emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, sya’ir dengan sya’ir, kurma dengan kurma, garam dengan garam, (harus) sama jenis dan jumlahnya, kontan dengan kontan. Barangsiapa yang menambah atau meminta tambahan, maka ia telah makan riba, yang menerima maupun yang memberi sama saja.'” (HR. Bukhari – Muslim)